
AROSBAYA – UPTD SDN Arosbaya 1 kembali menunjukkan komitmennya untuk tidak sekadar jadi penonton dalam arus modernisasi pendidikan. Mengusung semangat maju melaju sekolahnya semua anak, sekolah ini resmi meluncurkan Inovasi SiJago bersamaan dengan sosialisasi kegiatan kokurikuler sekolah. Langkah berani ini lahir dari pembacaan realita yang kritis. Berawal dari tantangan peningkatan literasi dan numerasi siswa, serta melihat potensi besar masyarakat di sekitar sekolah yang bergerak di bidang wirausaha dan perdagangan, sekolah mengambil peran strategis itu.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung penuh antusiasme ini turut dihadiri oleh Pengawas sekolah kabupaten Bangkalan, M. Fuad Lukman, M.Pd., Tokoh pendidikan Arosbaya, Thomas, S.Ag., M.Ag., Ketua KKKS Arosbaya, Andhika Surya Netra, S.Pd.,MM, mitra kerja sekolah, Kepala TK PGRI Arosbaya dan orang tua murid.
Kepala UPTD SDN Arosbaya 1, Hardani, S.Pd.SD., M.Pd., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar mengejar tren digitalisasi, melainkan upaya kontekstual membumikan pembelajaran agar relevan dengan kehidupan nyata.
“Kami tidak ingin pembelajaran berhenti di dalam kelas atau sebatas menghafal teori di buku. Potensi lingkungan Arosbaya yang kental dengan kewirausaha harus kita kolaborasikan dengan kemajuan teknologi digital,” ujarnya saat membuka kegiatan sosialisasi. “Lewat aplikasi SiJAGO, kami ingin anak-anak memiliki kemampuan digital yang baik selain literasi dan numerasi yang meningkat. Tidak hanya itu kejujuran, komunikasi, etika bisnis, tanggung jawab, dan kemandirian sejak dini semakin dikuatkan. Inilah bekal nyata mereka untuk masa depan,” tambahnya optimistis.
Kegiatan kokurikuler di sekolah ini dilakukan dengan sistem blok, siswa tidak hanya diajarkan teori di dalam kelas, melainkan diterjunkan langsung menjadi pengusaha muda dengan aplikasi digital. Mereka akan belajar secara berkelompok untuk mendeteksi kebutuhan pasar, merancang produk, menyusun strategi pemasaran digital menggunakan aplikasi SiJAGO, melayani konsumen, mengelola transaksi, hingga menyusun laporan keuangan secara akuntabel.
Pengawas Sekolah, M. Fuad Lukman, M.Pd., mengapresiasi keberanian SDN Arosbaya 1 dalam melakukan terobosan ini. Pendidikan hari ini tidak boleh lagi berjarak dengan realitas kehidupan siswa. Dengan menghubungkan potensi lokal perdagangan dan teknologi digital, sekolah sedang menyiapkan fondasi karakter unggul—seperti kejujuran, amanah, berpikir kritis, kerja sama tim, serta kemandirian.
“Ini adalah langkah yang sangat progresif dan patut menjadi percontohan,” puji M. Fuad Lukman, M.Pd. “UPTD SDN Arosbaya 1 berhasil mengubah tantangan menjadi peluang dengan kegiatan kokurikuler menggunakan aplikasi digital. Dengan penggunaan aplikasi SiJAGO merupakan bentuk pembelajaran abad 21 yang sesungguhnya—di mana teknologi digunakan secara bijak untuk membangun kecakapan hidup dan karakter unggul para siswa,” tegas sang Pengawas.
Terobosan program inovasi ini membuktikan bahwa digitalisasi sekolah bukan sekadar formalitas fasilitas, melainkan transformasi cara berpikir siswa agar siap bersaing dan berdaya di era digital.
Pertanyaannya sekarang: Jika anak SD di Arosbaya sudah siap jadi pengusaha digital berkarakter, sudah siapkah kita mendampingi mereka menjawab tantangan zaman? *Dan’s
Copyright © 2025-SDNArosbaya1
All Rights Reserved