
Arosbaya, — Pembelajaran kokurikuler di UPTD SDN Arosbaya 1 terus dikembangkan agar semakin dekat dengan kebutuhan dan kehidupan nyata peserta didik. Salah satunya melalui kegiatan kokurikuler bertema kewirausahaan yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi SiJago. Pertemuan pertama ini menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk mengenal dunia kewirausahaan sekaligus belajar memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diperkenalkan dengan aplikasi SiJago sebagai ruang digital untuk mendukung rangkaian kegiatan kewirausahaan. Mereka tidak hanya dikenalkan pada fungsi dan menu aplikasi, tetapi juga diajak memahami alur penggunaan serta mencoba mengakses dan menggunakan SiJago secara langsung melalui perangkat digital. Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan kolaboratif. Peserta didik terlihat antusias ketika mencoba berbagai fitur yang tersedia. Dengan pendampingan guru, mereka belajar menggunakan aplikasi, berdiskusi, saling membantu, serta memahami bagaimana aktivitas kewirausahaan nantinya dapat didokumentasikan dan dikembangkan melalui SiJago.
Kegiatan kokurikuler ini dirancang bukan sekadar untuk mengenalkan konsep jual beli kepada siswa. Lebih dari itu, kewirausahaan menjadi media pembelajaran untuk menumbuhkan berbagai karakter dan kompetensi, seperti kemandirian, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, penalaran kritis, dan tanggung jawab. Melalui SiJago, proses tersebut dikemas dalam pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Peserta didik nantinya akan diarahkan untuk mengembangkan ide produk, membuat perencanaan sederhana, mendokumentasikan proses, mengenalkan produk, mencatat kegiatan penjualan, melakukan evaluasi, hingga menyusun refleksi. Dengan demikian, teknologi tidak ditempatkan hanya sebagai alat untuk mengisi data, tetapi menjadi ruang belajar dan portofolio digital yang merekam perjalanan peserta didik selama mengikuti kegiatan kewirausahaan.
Kepala UPTD SDN Arosbaya 1, Hardani, S.Pd.SD., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan kokurikuler kewirausahaan merupakan bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan relevan bagi peserta didik.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui apa itu kewirausahaan, tetapi benar-benar mengalami prosesnya. Mereka belajar menemukan ide, bekerja sama, membuat produk, berkomunikasi, mengambil keputusan, sampai melakukan evaluasi. SiJago kami hadirkan untuk membantu proses itu terdokumentasi secara digital dan menjadi bagian dari perjalanan belajar anak,” ujar Hardani.
Menurutnya, inovasi SiJago merupakan inovasi pertama di Bangkalan sebagai upaya mengenalkan teknologi digital sejak dini dalam menguatkan dimensi profil lulusan peserta didik di sekolah ini.
“Teknologi harus menjadi sarana yang membuat pembelajaran lebih mudah, menarik, dan bermakna. Anak-anak belajar menggunakan teknologi, tetapi pada saat yang sama mereka juga belajar karakter, tanggung jawab, kreativitas, dan kemandirian,” tambahnya.
Kokurikuler kewirausahaan di SDN Arosbaya 1 diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang tidak berhenti di dalam kelas. Peserta didik akan belajar menghubungkan gagasan dengan kebutuhan di lingkungan sekitar serta mengenali potensi produk dan kearifan lokal. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat sekolah untuk mewujudkan pendidikan yang memberikan ruang kepada setiap anak untuk berkembang sesuai potensi dan zamannya.
Pemanfaatan SiJago menjadi salah satu langkah SDN Arosbaya 1 dalam membangun ekosistem pembelajaran yang semakin digital, kolaboratif, kreatif, dan berorientasi pada pengalaman nyata. (Dan’s)
Copyright © 2025-SDNArosbaya1
All Rights Reserved