Anak SD Sudah Berjualan dengan Aplikasi Digital? Intip Aksi Siswa SDN Arosbaya 1!

  

Arosbaya — Suasana berbeda tampak di SDN Arosbaya 1 pada Sabtu (26/9). Meja-meja sederhana disulap menjadi lapak usaha, berbagai produk makanan dan minuman ditata dengan menarik, sementara siswa tampak sibuk melayani pembeli, mencatat transaksi, menghitung uang, hingga mempromosikan dagangan mereka.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kokurikuler kewirausahaan SDN Arosbaya 1 yang dirancang bukan sekadar sebagai aktivitas jual beli, melainkan sebagai ruang belajar nyata bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan, literasi numerasi, keterampilan digital, komunikasi, serta berbagai dimensi profil lulusan.

Kegiatan kewirausahaan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pembelajaran yang telah dilakukan siswa sebelumnya. Mereka tidak langsung terjun berjualan, tetapi terlebih dahulu melalui sejumlah tahapan. Siswa diajak melakukan analisis terhadap barang yang akan dijual, mempertimbangkan jenis produk, kebutuhan konsumen, serta potensi penjualannya. Setelah itu, mereka belajar membuat media promosi agar produk yang ditawarkan dapat menarik perhatian calon pembeli. Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Siswa melakukan input data melalui Aplikasi SiJago, sehingga aktivitas kewirausahaan tidak hanya berlangsung secara konvensional, tetapi sekaligus mengenalkan mereka pada pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan kegiatan usaha. Tahap berikutnya adalah merencanakan stok barang yang akan dijual. Dari proses ini, siswa belajar memperkirakan kebutuhan, menghitung jumlah barang, mengantisipasi permintaan, serta memahami pentingnya pencatatan dalam sebuah kegiatan usaha.

Penggunaan Aplikasi SiJago dalam rangkaian kegiatan turut memberikan pengalaman kepada siswa bahwa teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas produktif. Siswa belajar memasukkan data, mengelola informasi, dan memahami bahwa pencatatan merupakan bagian penting dalam sebuah kegiatan usaha. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini.

Menariknya, kegiatan yang didukung oleh PT. Sinar Sosro ini dan mendapat sambutan dari warga sekolah. Masyarakat sekitar turut hadir dan menunjukkan antusiasme untuk berbelanja sekaligus melihat secara langsung pengalaman belajar para siswa. Kehadiran masyarakat membuat suasana kegiatan semakin hidup dan memberikan pengalaman autentik kepada siswa dalam berinteraksi dengan konsumen.

“Kegiatan seperti ini sangat menarik karena anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas. Kami sebagai masyarakat juga senang bisa ikut hadir dan membeli produk yang mereka jual. Anak-anak terlihat antusias, berani menawarkan dagangan, dan belajar melayani pembeli dengan baik. serta makanan dan minuman yang dijual enak-enak” ujar salah seorang pengunjung

Dalam sambutannya Kepala SDN Arosbaya 1 Hardani, S,Pd.SD.,M.Pd. menegaskan bahwa kegiatan kokurikuler kewirausahaan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada siswa.

“Melalui kegiatan kewirausahaan ini, kami ingin siswa mendapatkan pengalaman belajar yang utuh. Mereka belajar menganalisis produk, membuat promosi, menghitung transaksi, mengelola stok, memanfaatkan teknologi digital, sekaligus belajar berkomunikasi dan bekerja sama. Jadi, yang kami bangun bukan hanya kemampuan berjualan, tetapi juga karakter dan keterampilan yang akan mereka butuhkan dalam kehidupan.” 

Bagi Faren salah satu siswa, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Mereka dapat merasakan langsung bagaimana proses menyiapkan produk hingga melayani pembeli.

“Saya senang mengikuti kegiatan ini karena bisa berjualan bersama teman-teman. Sebelumnya saya pikir berjualan itu mudah, ternyata harus menghitung uang, mencatat barang, menawarkan kepada pembeli, dan memastikan stoknya cukup. Saya juga jadi lebih berani berbicara dengan orang lain.” ungkapnya dengan semangat

Kegiatan kokurikuler kewirausahaan di SDN Arosbaya 1 pada akhirnya bukan semata tentang berapa banyak produk yang terjual. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sebuah laboratorium pembelajaran kehidupan. Dari sebuah lapak kecil di lingkungan sekolah, siswa belajar tentang dunia yang lebih besar: bagaimana merencanakan, bekerja sama, berkomunikasi, menggunakan teknologi, menghitung, melayani, dan berani mengambil peran. (Dans)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Artikel Lainnya

Anak SD Sudah Berjualan dengan A...
   Arosbaya — Suasana berbeda tampak di SDN Arosbaya 1 pada Sa...
Pelatihan STEM GEMBIRA Ditutup, ...
  Arosbaya,  Semangat untuk terus bertumbuh dan menghadirkan ...
Perdana, Kegiatan Kokurikuler Ke...
Arosbaya, — Pembelajaran kokurikuler di UPTD SDN Arosbaya 1 te...
PGRI Cabang Arosbaya Perkuat Kom...
   Arosbaya — Upaya mewujudkan pendidikan bermutu di wilayah...
Cetak Pengusaha Muda Digital Ber...
AROSBAYA – UPTD SDN Arosbaya 1 kembali menunjukkan komitmennya...
Torehkan Prestasi di LCC Kecamat...
  Arosbaya — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-s...